20 Nov 2010

Dasar Sistem Komputer

0 komentar
  1. Bit dan informasi
Sejak diciptakan pertama kali komputer bekerja atas sistem  biner (referensi lain ada juga sistem Octal 8 digit 0-7 dan heksa desimal 16 digit 0-9 & A-F). Sistem biner yaitu bilangan yang hanya mengenal 2 macam angka yang disebut dengan istilah Bit (binary digit) berupa 0 dan 1, hanya dengan 2 kemungkinan inilah komputer dapat menyajikan informasi yang begitu berguna bagi peradaban manusia.
Bit-bit dapat digunakan untuk menyusun karakter komputer, yakni :
  •         Huruf, contoh A dan Z
  •         Digit, contoh 0, 2 dan 9
  •        Tanda + serta & dan simbol β
Read More....


ORIENTASI MESIN DAN MANUSIA



SATUAN DATA


SATUAN WAKTU DAN FREKUENSI
  1. Satuan waktu : kecepatan komputer dalam memproses sebuah data dalam hitungan detik.

2.   Satuan frekuensi : frekuesi diukur dengan satuan “HERTZ”. Frekuensi berarti jumlah siklus dalam 1 detik, contoh :
-          1 KHz   = 1000 hertz (Hz)
-          1 MHz  = 1000 kilohertz (KHz)

SISTEM PENGKODEAN KARAKTER
  1. ASCII singkatan dari American Standard Code for Information Interchange. Standard di kembangkan oleh ANSI (American National Standards Institute), pada awalnya standard ini menggunakan 7 bit untuk menyatakan sebuah kode. Dengan karakter yang tersedia huruf A – Z dan a – z, digit 0 – 9 dan sejumlah simbol * dan +, kemudian berkembang menjadi 8 bit dengan  tambahan sejumlah simbol yunani dan karakter grafis.
  2. EBCDIC (Extended Binary Coded Decimal Interchange Code) merupakan standar yang dibuat oleh IBM pada tahun 1950-an dan menggunakan 8 bit untuk setiap kodenya.
  3. UNICODE ini merupakan standard lebih baru dibandingkan dengan 2 di atas, Pada standard ini sebuah karakter dinyatakan dengan 16 bit alhasil standard ini mencakup 65.536 karakter, dengan cara ini berbagai simbol dalam bahasa seperti Arab dan China bisa di tampung. (http://www.unicode.org/)
SISTEM BINER DAN SISTEM DESIMAL
A.   Penjumlahan
Dasar penjumlahan biner adalah :
0 + 0 = 0
0 + 1 = 1
1 + 0 = 1
1 + 1 = 0, Yaitu dengan carry of 1, yaitu 1 + 1 = 2, karena digit terbesar binari 1, maka harus dikurangi dengan 2 (basis), jadi 2 – 2 = 0 dengan carry of 1
contoh :
                  1111
                10100  +
           100011
  1. Pengurangan
0 - 0 = 0
1 - 0 = 1
1 - 1 = 0
0 – 1 = 1, yaitu dengan borrow of 1, (pijam 1 dari posisi sebelah kirinya).
Contoh :
                11101
                  1011 -
                10010
C.  Perkalian
       Dilakukan sama dengan cara perkalian pada bilangan desimal. Dasar perkalian bilangan biner adalah :
0 x 0 = 0
1 x 0 = 0
0 x 1 = 0
1 x 1 = 1
D.  Pembagian   
       Pembagian biner dilakukan juga dengan cara yang sama dengan bilangan desimal. Pembagian biner 0 tidak mempunyai arti, sehingga dasar pemagian biner adalah :
0 : 1 = 0
1 : 1 = 1

KONVERSI SISTEM BINER DAN SISTEM DESIMAL






Artikel Terkait

Comments

0 comments to "Dasar Sistem Komputer"

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Copyright 2010 Asal But Simple All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner